Tampilkan postingan dengan label Hafizh Qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hafizh Qur'an. Tampilkan semua postingan

Tips Menghafal Al-Qur'an dengan Mudah


Assalamu’alaikum, teman semua...!

Di artikel sebelumnya, saya sudah nulis tentang keutamaan penghafal Al-Qur’an. Bagi yang belum baca, silahkan cek HAFIZ QUR'AN | Promo Menarik dari Allah . Nah, setelah baca artikel tersebut, ada nggak yang tertarik sama promo spesial itu?
Mungkin teman-teman yang memiliki niat untuk menjadi seorang hafiz dan hafizhah Al-Qur’an memiliki berbagai pertanyaan, seperti :saya harus mulai dari mana? atau, cara menghafalnya bagaimana? Nah, artikel ini hadir untuk menjawab pertanyaan teman semua.

Persiapan sebelum menghafal Al-Qur’an

Sama seperti sebelum pergi wisata, kita harus persiapan dulu sebelum berangkat. Begitu juga dengan menghafal Al-Qur’an, harus ada persiapan juga. Olahraga aja kalau nggak pemanasan bisa cidera, apalagi menghafal Al-Qur’an. Tanpa persiapan, hafalan kita bisa kacau. Beberapa persiapannya adalah :

  •  Memperbaiki bacaan


Jika kita memulai menghafal tanpa memperbaiki bacaan terlebih dahulu, kita bisa saja salah dalam menyebutkan huruf. Dan jika suatu kesalahan itu disadari setelah kita hafal, maka akan sulit untuk dirubah, sehingga kita mesti mengulang hafalan dari awal lagi.

1.         Makhraj huruf

Ini sangat penting. Kalau makhroj atau tempat keluarnya huruf salah, atau bahkan salah menyebutkan huruf, maka kita bisa saja mengubah makna ayat. Beberapa huruf yang sering tertukar atau bahkan disamakan penyebutannya seperti : huruf tsa (ث) dan sa (س), kemudian sho (ص) dan syin (ش), apalagi penyebutan hamzah (ء) dan ain (ع).


2.           Tajwid

Belajar tajwid juga sangat penting. Karena ini mempengaruhi kualitas bacaan kita.

  • Membiasakan diri dengan gaya tutur Al-Qur’an


Ini bisa teman lakukan dengan rajin mendengar murattal (bacaan al-qur’an). Hal ini dilakukan agar memudahkan kita dalam menghafal Al-Qur’an karena sudah terbiasa mendengar bacaan Al-qur’an.

  • Khatam


Paling tidak kita pernah mengkhatamkan bacaaan Al-Qur’an sekali. Mengkhatamkan Al-Qur’an juga bisa membuat lidah kita terbiasa dengan ayat-ayat Al-Qur’an.

Secara umum, ada lima tahap menghafal Al-Qur’an

Bagaimana menghafal Al-qur’an dengan mudah?

  • Target hafalan


Membuat target hafalan. Misalnya kamu mau menghafal berapa lama. Maka buatlah jadwal dan penuhi target per harinya.
Waktu paling lama menghafal Al-Qur’an sebenarnya adalah tiga tahun. Tapi diperhitungkan juga dengan banyaknya kesibukan lain.
Contoh target hafalan :
Jangka waktu
Target per bulan
Target per hari
1 Tahun
2.5 Juz
1 ½ halaman
3 Tahun
1 Juz
½ halaman
6 Tahun
½ Juz
¼ halaman
Setelah itu, buat jadwal khusus untuk menghafal. Tetapkan jadwal di waktu terbaik kamu.
Waktu terbaik menghafal Al-qur’an bagi setiap orang berbeda-beda. Ada yang merasa mudah menghafal di pagi hari, atau malam hari. Namun secara umum, waktu terbaik menghafal Al-Qur’an adalah sebelum tidur, kemudian diulang pagi hari.
Yang mesti diingat adalah harus disiplin dan istiqamah dalam menjalankan jadwal yang telah dibuat tersebut.

  • Menggunakan satu mushaf saja
  • Mengetahui makna ayat, paling tidak garis besar ayat tersebut.
  • Membagi ayat.


Jika ayat yang dihafal pendek, maka langsung hafalkan satu ayat tersebut, namun jika panjang, maka bagilah ayat tersebut ke dalam beberapa bagian sesuai waqaf. Misalnya :
يَكَادُ ٱلۡبَرۡقُ يَخۡطَفُ أَبۡصَٰرَهُمۡۖ كُلَّمَآ أَضَآءَ لَهُم مَّشَوۡاْ فِيهِ وَإِذَآ أَظۡلَمَ عَلَيۡهِمۡ قَامُواْۚ وَلَوۡ شَآءَ ٱللَّهُ لَذَهَبَ بِسَمۡعِهِمۡ وَأَبۡصَٰرِهِمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيۡءٖ قَدِيرٞ ٢٠

  • Membaca dengan melihat mushaf (berulang kali sampai lancar) bisa 3 kali, 10, atau lebih. Semakin banyak diulang, hafalan akan semakin kuat.


  • Membaca tanpa melihat mushaf diulang minimal tiga kali atau lebih. Semakin banyak mengulang, hafalan akan semakin kuat.


  • Menulis ayat yang dihafal.


Menulis adalah cara terbaik dalam memperkuat hafalan. Karena dengan menulis, kita bisa lebih teliti terhadap setiap huruf dan harakatnya.

  • Mendengar. 


Saat menghafalkan ayat atau surat, biasakan mendengar murattal surat tersebut kapan pun di waktu senggang dan sebelum tidur, ini juga untuk memudahkan dalam menghafal.

Jadi begitulah, teman-teman. Cara mudah menghafal AL-Qur’an. Harus diingat, yang terpenting bukan seberapa banyak ayat yang mampu kita hafal dalam satu waktu yang singkat. Tapi proses menghafal itu sendiri. Kita harus tetap disiplin dalam mengikuti jadwal menghafal kita, yang terpenting jam tersebut untuk menghafal dan kita harus fokus. Seberapa banyak ayat yang mampu kita hafal, itu terserah. Jangan paksakan diri untuk menghafal satu lembar langsung jika belum terbiasa. Mulai dari sedikit-sedikit terlebih dahulu. Kemudian saat sudah terbiasa, kita bisa saja menghafal lebih banyak dan lebih cepat.

So, tunggu apa lagi? Yuk, mulai menghafal!Fighting!




Mengutip seluruh/sebagian artikel/tulisan dari blog ini dibolehkan dengan syarat tetap mencantumkan link sumber, http://putriall.blogspot.com

Hafiz Qur'an | Promo Menarik dari Allah



Menghafal Al-qur’an? 30 juz? 114 surat? 6.666 ayat? Mustahil atau tidak?
.
Awalnya saya merasa minder sebeluAm menulis artikel ini, karena saya pun hafalannya masih sedikiiiiiiiit sekali. Namun bukankah Rasulullah telah bersabda, “Sampaikanlah dariku walaupun satu ayat.” Maka saya memberanikan diri untuk menulis, juga sebagai pelajaran untuk diri sendiri. Yang harus diingat, jangan lihat siapa yang menulis, tapi lihatlah apa yang dia tulis. So, mari kita belajar bersama-sama.
.
Al-Qur’an adalah kalam Allah SWT yang diwahyukan kepada Rasulullah Muhammad SAW dengan perantaraan malaikat Jibril sebagai bukti kerasulan Muhammad dan untuk disampaikan kepada umat manusia sebagai petunjuk hidup di dunia menuju kebahagiaan di akhirat. Membaca dan mengamalkannya bernilai ibadah dan mendapatkan pahala di sisi Allah SWT.
شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدٗى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٖ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهۡرَ فَلۡيَصُمۡهُۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوۡ عَلَىٰ سَفَرٖ فَعِدَّةٞ مِّنۡ أَيَّامٍ أُخَرَۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلۡيُسۡرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلۡعُسۡرَ وَلِتُكۡمِلُواْ ٱلۡعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمۡ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ١٨٥
“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil).” (Q.S Al-Baqarah : 185)
Hukum menghafal Al-qur’an tidaklah wajib bagi setiap individu, tetapi fardhu kifayah, yaitu apabila telah ada dalam suatu daerah orang yang hafal Al-qur’an, maka gugurlah kewajiban orang lain di daerah tersebut untuk menghafalnya. Meski begitu, tidakkah kita ingin menjadi seorang yang menggugurkan kewajiban orang lain tersebut? Apalagi, seorang hafizh Qur’an memiliki banyak sekali keutamaan.

Keutamaan Penghafal Al-Qur’an

Beberapa keutamaan penghafal Al-Qur’an adalah sebagai berikut :

1.      Penghafal Al-Qur’an adalah keluarga Allah

Dari Anas r.a. berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya Allah memiliki keluarga dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Siapakah mereka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ahlul Qur’an, mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang istimewa-Nya.” (HR Nasa’i, Ibnu Majah, Hakim, dan Ahmad) 

2.      Mereka akan ditempatkan di surga bersama para malaikat

Dari Aisyah r.ha. berkata bahwa Rasulullah bersabda, “Orang yang ahli dalam Al- Quran akan berada bersama malaikat pencatatat yang mulia lagi benar, dan orang yang terbata-bata dalam membaca Al-Qur’an sedang ia bersusah payah (mempelajarinya), maka baginya dua pahala (HR Bukhari, Nasa’i, Musim, Abu Daud, Tarmidzi, dan Ibnu Majah)
Kata ‘ahli Al-qur’an’ atau ahlul qur’an adalah para penghafal Al-qur’an dan senantiasa membacanya, apalagi ia memahami makna dan menerapkannya.
Tidak ada orang yang rugi dalam membaca Al-Qur’an. Setiap kata bahkan setiap huruf dinilai pahala bagi pemabacanya. Bisa dibayangkan ada berapa banyak huruf di dalam satu kitab Al-Qur’an, bahkan satu halaman Al-Qur’an saja ada ratusan huruf yang akan menjadi penghalang api neraka bagi kita. Bahkan jika dia masih terbata-bata, ada dua pahala baginya, apalagi bagi para penghafal Al-Qur’an, masyaallah mereka tersebut akan bersama para mlaikat yang mulia di dalam surga.

3.      Mampu memberi syafaat bagi siapa yang dikehendaki

Dari Ali karamallahu wajhah, ia berkata bahwa Rasulullah bersabda,  “Barangsiapa membaca Al-Qur’an dan menghafalkannya, lalu menghalalkan apa yang dihalalkannya (Al-Qur’an) dan mengharamkan apa yang diharamkannya, maka Allah swt. akan memasukkannya ke dalam surga dan Allah menjaminnya untuk memberi syafaat kepada sepuluh keluarganya yang kesemuanya telah masuk neraka (Hr. Ahmad dan Tirmidzi)
Betapa mulianya seorang hafidz qur’an, dia tidak hanya bisa menikmati kenikmatan menghafal Al-Qur’an sendiri, tapi dia juga bisa mengajak sepuluh orang bersamanya ke dalam surga. Subhanallah.
Dan begitu banyak keutamaan-keutamaan lain. Memang, kita tidak bisa menjamin bahwa penghafal Al-Qur’an ‘pasti’ masuk surga. Semuanya tetaplah atas kuasa Allah. Tapi sepanjang kita meluruskan niat hanya untuk Allah, insyaallah, Allah akan mempemudahkan.
Subhanallah, ada begitu banyak keutamaan penghafal Al-Qur’an. Menghafal Al-Qur’an adalah promo terbaik dari Allah untuk menuju surga-Nya. Ada begitu banyak keutamaan dan kebaikan hanya dengan menghafal ayat demi ayat Al-Qur’an. Lalu kita masih ingin menutup mata dan membiarkan tulisan ini berakhir begitu saja? []

Sungai Tutung, 2 September 2017


Megutip seluruh/sebagian artikel/tulisan dari blog ini dibolehkan dengan syarat tetap mencantumkan link sumber, http://putriall.blogspot.com